🦌 Perbedaan Andromax A Dan B

CaraInstal Rom CM13 Modified Andromax A (A16C3H): Unduh dua file di atas full rom dan dloby. Masuk ke TWRP lalu lakukan proses wipe, yaitu cache,dalvik dan data; Instal file rom lalu file dolby, karena rom ini sepertinya belum include gapss, maka download juga gapps pico arm 6.0.1 di opengapss, lalu instal gapss juga. Reboot dan done. Belibaterai andromax A a16c3h dan b b16c2h original di sampoer99. Promo khusus pengguna baru di aplikasi Tokopedia! Download Tokopedia App. Tentang Tokopedia Mitra Tokopedia Mulai Berjualan Promo Tokopedia Care. Kategori. Masuk Daftar. oppo a96 ms glow meja komputer masker sensi oppo Bateraisama dengan fitur berbeda. Andromax A dan Andromax B sama-sama dibekali dengan baterai berkapasitas 1.950 mAh. Meski berkapasitas sama, baterai Andromax B dilengkapi dengan fitur Smart Optimizer. Fitur ini diyakini dapat membuat baterai Andromax B lebih tahan lama dibanding Andromax A. Kisaran harga terjangkau. Perbedaan yang paling kentara dari kedua perangkat tersebut dapat kamu lihat di bagian ini. Yap, Andromax A dipasarkan dengan harga Rp 649 ribu, sedangkan Andromax B SpesifikasiSmartfren Andromax B secara umum masih terlihat mirip dengan spesifikasi Smartfren Andromax A. Hal yang membuat beda ada pada kamera, layar, dan juga versi android yang digunakan. Bua kamu yang belum mengetahui spesifikasi lengkap seperti apa saja kelebihan dan kekurangan Smartfren Andromax B. Silahkan kamu bisa menyimak ulasannya selengkapnya dibawah ini. Danya, noise sudah bermunculan disana sehingga mengurangi detail, meskipun tak terlalu mengganggu dan sekali lagi, masih dalam batas kewajaran. Akhir KataSecara keseluruhan, kamera dari Andromax A ini masih bisa dianggap bagus, jika mengingat dia hanya merupakan smartphone kelas entry level dengan banderol harga yang sangat murah. Saya tak yakin bahwa akan ada smartphone di kisaran harga yang sama yang mampu menyaingi hasil fotonya. BeliProduk Andromax A Andromax B Berkualitas Dengan Harga Murah dari Berbagai Pelapak di Indonesia. Tersedia Gratis Ongkir Pengiriman Sampai di Hari yang Sama. andromax a andromax b. Hasil pencarian "Andromax A Andromax B" 256 barang. Baterai Batre Batrai Battery Smartfren Andromax Max A B A16C3H A26C4H H15408 Original Ori. Rp25.000. 4 Temukananeka produk Baterai Andromax B16c2g terbaru dengan mudah, cepat & aman di Tokopedia! Tersedia produk Baterai Andromax B16c2g yang berkualitas dari berbagai tipe dan merk terlengkap dan juga spesifikasi terbaru yang dijual dari Seller Toko Handphone atau Elektronik seluruh Indonesia yang bisa kamu cari dari lokasi terdekat kamu saat ini. SmartfrenAndromax B dirilis secara resmi oleh Smartfren Indonesia, secara spesifikasi yang ditawarkan memang sama dengan Andromax A, tapi entah kenapa memiliki perbedaan harga yang lumayan signifikan, apakah karena bundel? Secara desain juga 'gak ada bedanya, jadi sebenernya apa yang berbeda? mungkinkah cuma namanya saja? Mungkin akan ketahuan bedanya kalo kita memperhatikan secara seksama. SmartfrenAndromax A ini juga siap memberikan tampilan grafis terbaiknya, karena telah menggunakan GPU Adreno 304 sebagai kartu pengolah grafis yang siap menjalankan game-game dan video kelas atas. Sementara itu, sebagai pengendali seluruh proses kerja dari dapur pacu, spesifikasi Andromax A menggunakan sistem operasi Android Lollipop yang tentu saja selain fiturnya menarik, juga prosesnya ringan dan hemat energi. . Perbedaan Andromax A Vs Andromax B Smartphone Android Smartfren - Beberapa bulan yang lalu operator telekomunikasi yang dulu menganut frekuensi CDMA yaitu Smartfren menghadirkan beberapa varian smartphone Android seri Andromax yaitu Andromax A serta Andromax B sebagai penunjang jaringan akses data internet 4G LTE Smartfren. Andromax A Kedua smartphone ini tergolong entry level atau untuk kalangan menengah kebawah dengan harga dibawah 1 juta rupiah namun tetap memiliki spesifikasi mumpuni. Andromax B Berikut ini perbedaan Andromax A dengan Andromax B smartphone Android dari Smartfren Layar, dan jaringan Andromax A dibekali layar dengan lebar inci tipe touchscreen dan jaringan support 4G LTE dengan dua kartu sim, perangkat ini juga dibekali dengan koneksi Wifi serta bluetooth versi 4 hanya saja untuk koneksi port USB masih menggunakan USB standar versi 2. Andromax B juga memiliki Bentang layar inci tipe touch screen, jaringan sudah support 4G LTE dilengkapi koneksi Wifi serta bluetooth versi 4. Processor, OS, dan memory Andromax A menggunakan prosesor produksi Qualcomm Snapdragon 210 Quad core 1,1 GHz Cortex A7 yang dikenal handal Begitu juga dengan audio. Sistem operasi yang digunakan adalah Android Lollipop. Perangkat ini dibekali memori internal 8 GB sedangkan memori RAM 1GB. Andromax B menggunakan prosesor yang sama begitu juga dengan chipset audionya, untuk sistem operasi Andromax B menggunakan yang lebih baru ya itu OS Android marshmallow. Memori internal juga identik dengan Andromax A yaitu 8 GB dan memori RAM 1GB. Kamera dan baterai Andromax A memiliki kamera utama atau kamera belakang resolusi 5MP dilengkapi dengan LED flash sudah mampu merekam video HD 720 pixel, kamera depan 5MP. Perangkat ini dikenalkan baterai dengan kapasitas 1950 mAh. Andromax B juga dilengkapi kamera utama resolusi 5MP dan kamera depan 5MP. Baterainya pun sama dengan daya tampung 1950 mAh. Fitur unggulan Kedua Smartphone Ini sudah dibekali dengan fitur terkini dari Smartfren yaitu voLTE dimana sesama pengguna perangkat yang suport fitur ini bisa berkomunikasi melalui jaringan wifi. Baca juga Cara Dapat Gratis Kuota 30 GB Setahun Smartfren Customer yang membeli smartphone Andromax A dan Andromax B juga akan mendapatkan gratis paket data internet sebesar 30GB selama 1 tahun dengan mengikuti syarat dan kebijakan dari Smartfren. Dimana syarat utamanya kelamaan harus isi ulang pulsa minimal setiap bulannya selama 12x. Perbedaan harga Andromax A dengan Andromax BAndromax A - Rp B - Rp Jadi secara spesifikasi tidak ada perbedaan mencolok antara Andromax A dengan Andromax B hanya saja sistem operasi yang digunakan oleh Andromax B lebih baru yaitu Android Marshmallow namun secara fitur dan bonus pembelian yaitu paket data internet Smartfren sama. Di awal tahun 2017 ini, Smartfren merilis tiga produk baru untuk seri Andromax mereka berupa dua buah smartphone entry level dan satu buah mi-fi. Tadinya saya pikir, Smartfren akan merilis seri penerus Andromax A untuk seri smartphone Andromax dengan harga yang sangat terjangkau. Namun, Smartfren memilih untuk merilis seri baru, yaitu Andromax B, dengan memberikan sedikit upgrade pada software dan jenis panel layar yang kali ini sudah menggunakan IPS. Sedikit upgrade tersebut ternyata menempatkan Andromax B pada level harga jual sebesar alias dua ratus ribu Rupiah lebih mahal dari Andromax A yang jika dibandingkan secara spesifikasi nyaris sama. Rupanya sedikit upgrade tersebut dampaknya memang cukup besar, terutama masalah OS. Berkat penggunaan Android Marshmallow pada Andromax B, memori internal 8 GB yang terasa sempit dapat diperluas dengan penggunaan micro-SD yang dapat diformat sebagai tambahan memori internal. Selain itu ada fitur smartpower yang konon akan membuat penggunaan baterai lebih hemat. Ya, kedua fitur ini memang baru ada di Android Marshmallow saja. Apakah Andromax B akan mampu merebut perhatian pasar pengguna smartphone dengan budget yang sangat terbatas dari Andromax A? Atau malah ujung-ujungnya drop price dan menggantikan Andromax A? Entahlah, untuk sekarang mari kita saksikan dulu proses unboxing dari smartphone ini saja. Unboxing dan Hands-on Smartfren Andromax B Tak ada yang berbeda dari kelengkapan pada paket penjualan Andromax B, sama seperti biasanya selalu lengkap dengan berbagai leaflet hehe. Sebuah headset tak lupa disertakan di dalamnya. Layar Andromax B sudah ditempeli anti gores berupa plastik tipis dalam penjualannya. Sayangnya, anti gores ini sendiri malah gampang tergores. Namun, setidaknya ini membuat layar ponsel lebih terlindung, sementara menunggu aksesorisnya dijual bebas di pasaran. Dan tadaaa.. inilah dia Smartfren Andromax B. Kesan Pertama pada Smartfren Andromax B Kesan pertama saya pada smartphone ini sebetulnya biasa saja seandainya tak tahu berapa harga jualnya. Namun, dari awal saya sudah menyesuaikan ekspektasi dengan informasi harga jual resminya di pasaran, sehingga saya merasa apa yang didapat benar-benar sebanding dengan harga yang harus dibayar. Bodinya tentu saja sepenuhnya terbuat dari material plastik. Bukan plastik yang murahan, tapi juga tentunya bukan polikarbonat premium. Pola garis diagonal pada backcover-nya sangat membantu grip saya saat menggenggamnya. Absennya backlight pada tombol kapasitif di bawah layar pun sudah saya prediksi dan maklumi. Yang masih saya sayangkan hanyalah ketidakhadiran LED notifikasi yang rasanya cukup vital secara fungsionalitas. Layar 4,5 inci beresolusi FWVGA yang dimilikinya saya nilai usable, di mana saya bisa menikmati visual yang ditampilkan dari sisi reproduksi warna, kecerahan layar, dan kerapatan, serta responsifitas yang cukup untuk mengimbangi aktifitas jari saya saat berinteraksi dengan Andromax B. Hadirnya fitur Sunlight Visibility Improvement dari Qualcomm memang sedikit membantu saat saya menggunakannya di bawah terik mentari, asalkan pengaturan kecerahan diatur maksimal. Hanya saja lapisan terluar layarnya yang reflektif serta jarak antara panel display dengan lapisan touchscreen, membuat sudut pandangnya sempit. Backcover Andromax B dapat dilepas, pun demikian dengan baterainya. Di balik backcover kita akan mendapati satu buah slot micro-SD, satu slot khusus sim-card Smartfren 4G, dan satu slot sim-card tersisa untuk kartu GSM. Smartfren Andromax B dalam Penggunaan Sehari-hari Ada tiga hal yang menjadi perhatian utama saat saya menguji Andromax B dalam keseharian saya. Yang pertama adalah kemampuan multitasking-nya. Mengingat besaran RAM yang hanya 1 GB, saya pikir ini adalah hal yang cukup krusial untuk diuji. Saya memasang semua aplikasi media sosial yang saya gunakan, ditambah tiga buah aplikasi messenger sekaligus, yaitu BBM, Hangouts, dan Skype! Hasilnya semua notifikasi mampu diterima pada waktunya, hanya saat semua aplikasi sengaja saya buka, proses perpindahan antar aplikasi terasa sekali jadi payah. Berpindah aplikasi sebetulnya tidak memakan waktu yang terlalu lama, hanya saja butuh waktu lebih untuk memunculkan komponen-komponen visual pada aplikasi yang dibuka kembali. Saya rasa wajar lah namanya RAM 1 GB, setidaknya masih mampu berpindah banyak aplikasi meskipun harus ekstra sabar. Kedua adalah masalah daya tahan baterai. Saya tahu performa processor Snapdragon 210 ini memang tak buas, tapi kan bukan berarti otomatis konsumsi dayanya hemat. Karena kalau processor kelas bawah seperti ini tak seperti processor top Qualcomm, yang meskipun performa dewa, tapi kalo soal baterai mah ngiritnya udah kaya orang kantoran seminggu sebelum gajian, hahaha. Syukurlah, baterai berkapasitas mAh yang dibawanya masih mampu mengikuti gaya orang kantoran, biasa tuh yang pagi cabut casan, malam colok lagi. Kalau mau lebih hemat lagi, matikan koneksi data dan pakai wifi terus, dijamin bisa tembus 24 jam ahahaha. Ketiga adalah masalah kamera. Apakah bulatan besar di belakang backcover itu hanya aksesoris atau benar-benar alat perekam gambar yang bisa diandalkan? Untunglah dari beberapa kondisi yang saya ujikan kepada Andromax B, bulatan itu sah disebut sebagai kamera, bukan pemanis belaka, hahaha. Lengkapnya dapat dilihat pada bagian khusus di artikel ini yang membahas kamera ya. Andromax B sudah mengusung OS Android Marshmallow yang menjadi pembeda dengan Andromax A. Dan menurut saya ini termasuk suatu kelebihan. Kenapa? Karena dengan Marshmallow, kita dapat memformat micro-SD untuk dijadikan internal storage. Dengan ROM sebesar 8 GB yang tersisa sekitar 4 GB saja untuk pengguna, rasa-rasanya penyimpanan ini jadi sesuatu yang akan jadi masalah. Saat ini saja, free space saya tinggal 400 MB-an akibat meng-install semua aplikasi dan games demi menguji ponsel ini, haha. Bersyukurlah dapat OS Marshmallow, jangan lupa pasangkan micro-SD yang berkualitas ya. Performa keseluruhan dari Andromax B ini saya nilai jauh dari mengecewakan. Saya senang membawanya ke mana-mana, karena selain ringan dan tak takut rawan tergores, saya dapat mengandalkannya untuk browsing serta membuka dan membalas pesan-pesan di media sosial maupun aplikasi messenger. Dibawa bermain game pun masih sanggup, asal jangan lupa tutup dulu aplikasi yang ada di recent apps ya. Karena dengan kondisi tersebut pun, saya masih bisa merasakan gaming experience saya cukup tersendat walau tak sampai freeze atau force close. Jangan pernah berharap smartphone semurah ini dapat digunakan bermain VR ya, daripada Anda kecewa, hehe. Berikut adalah informasi hardware dan skor benchmark dari Smartfren Andromax B yang saya hasilkan melalui beberapa aplikasi CPU-X AIDA 64 Sensor Box for Android Kelengkapan sensor Smartfren Andromax B Antutu Benchmark Skor Antutu Benchmark Smartfren Andromax B Detail Skor Antutu Benchmark Smartfren Andromax B Oh ya, smartphone ini sudah dilengkapi dengan bermacam fitur gesture. Anda dapat mengetuk layar dua kali untuk menyalakannya, atau lazim disebut double tap to wake. Berbagai aksi seperti kontrol pemutar musik, membuka kamera maupun aplikasi lainnya pun dapat dilakukan dari keadaan layar mati. Cukup untuk membuat penggunaannya lebih praktis, sip deh! Hasil Kamera Smartfren Andromax B Sebelumnya, saya tak sempat menjajal Andromax A sehingga tak tahu kualitas kameranya. Namun, saya sempat mencoba Andromax E2+ dan menilai kameranya tergolong cukup baik. Nah, bagaimana dengan kamera Andromax B? Dengan harga jual saja, saya cukup terkejut dengan hasil kamera utama Andromax B pada kondisi outdoor. Selain hasilnya jernih, warnanya bisa dibilang pada keluar. Bahkan di layar ponsel ini yang pastinya tak sebaik layar-layar milik smartphone dua jutaan ke atas, hasil gambarnya masih terlihat cukup vivid. Pada kondisi kurang cahaya, gambar terlihat lebih pucat dan sedikit memble. Tingkat noise yang muncul masih pada taraf wajar. Sayangnya, resolusi 5 megapixels untuk kamera utama bukanlah sesuatu yang bisa dibanggakan. Resolusi yang sama juga digunakan untuk kamera depan, dan ini tergolong lumrah. Pada kondisi cahaya cukup atau di luar ruangan, Anda takkan malu untuk membagikan hasilnya di media sosial. Karena gambar yang dihasilkan terlihat tajam, jernih, dengan saturasi warna yang natural. Sementara pada kondisi lowlights, noise memang hadir dengan sangat jelas. Fitur kameranya sendiri sangat standar, meskipun masih terdapat pilihan untuk mengatur white balance dan lainnya. Saya rasa kita memang tak bisa berharap fitur berlebih mengingat harga dan target pasar dari smartphone yang satu ini. Hasil fotonya dapat dilihat pada artikel review kamera Smartfren Andromax B ini ya. Plus dan Minus Smartfren Andromax B Kelebihan Smartfren Andromax B menurut saya Harga yang terjangkau. Paket penjualan lengkap, disertai bonus kuota data yang mencapai 30 GB selama setahun ke depan dengan minimum pengisian pulsa per bulannya. Kameranya dapat diandalkan. Sudah Android Marshmallow, bisa membuat micro-SD jadi internal storage. Baterai dapat dilepas, sehingga seandainya performanya menurun, cukup ganti baterainya saja. Hadirnya fitur gesture memungkinkan cara menyalakan layar dengan double tap to wake. Kekurangan Smartfren Andromax B menurut saya Price positioning yang tanggung dan membingungkan. Jaringan 4G hanya bisa diakses oleh sim-card Smartfren saja. Daya tahan baterai tak istimewa. Tidak ada LED notifikasi. Layar reflektif sehingga sudut pandangnya agak sempit. Apa Kata Aa tentang Smartfren Andromax B Dari berbagai diskusi yang bergulir di media sosial, saya pikir kebanyakan bermuara pada satu hal positioning dari produk ini! Bukan, bukan di pasar smartphone umum dan bersanding dengan berbagai ponsel dari brand lain, melainkan justru di lini Andromax sendiri. Dengan harganya saat ini, rasanya koq nanggung ya. Maksud saya, kalau mau cari ponsel dengan harga cekak banget rasanya lebih baik ambil sekalian Andromax A. Sementara kalau punya uang satu juta Rupiah, bukankah lebih baik ambil Andromax E2+ sekalian? RAM-nya 2 GB lho! Terlepas dari kebingungan ini, menurut saya Andromax B adalah produk yang memberikan value sesuai dengan harganya. Dibandingkan harus membeli ponsel Android di bawah sejutaan dari merk yang tak jelas, atau maaf beberapa vendor yang mengaku brand lokal, saya lebih baik membeli produk Andromax. Layanan purna jualnya sudah tersebar di berbagai kota, pun soal jaringan 4G-nya yang sudah banyak tersedia hingga ke kota-kota kecil. Selain itu, untuk tiga hal yang saya beri perhatian lebih pada tulisan ini, yaitu multitasking, baterai, dan kamera, rasa-rasanya Andromax B masih terbilang dapat diandalkan. Bahkan untuk kamera, satu jempol saya berikan deh untuk hasil foto di kondisi pencahayaan cukup ya. Saya yakin mereka yang membeli produk ini terbagi ke dalam dua kategori. Pertama adalah pengguna smartphone pemula atau mereka yang memiliki budget terbatas sehingga akan menerima semua spesifikasi serta performa nyata yang mereka dapat. Sementara yang kedua adalah mereka yang mencari ponsel kedua untuk menemani ponsel utama, dan dalam hal ini pun biasanya performa tidak menjadi syarat utama. Kalau Anda mau cari ponsel utama dengan performa tinggi di harga delapan ratus ribuan mah, itu kelewatan ngarep-nya kata saya mah, hehehe. Kaya minum kopi di warung pinggir jalan, namun berharap dilayani barista ala kedai kopi di mal, atau kaya saya yang ngarep dapat perhatian dari Gista, hehe, hiks. Jadi, saya yakin Andromax B sudah memiliki target pasar yang cocok dengan apa yang ditawarkan. Dan dengan tingkat harga yang dibandrol padanya, apa yang didapat sudah sesuai koq. Sekian ulasan yang dapat saya berikan, semoga memberi bayangan untuk Anda yang sedang mencari informasi tentang smartphone ini ya. Hatur nuhun, wassalam. Perbedaan Andromax A Dan B. Semua tipe ada 5 smartphone 4G-LTE yang dipasarkan oleh pihak Smartfren, dengan membawa kekurangan dan kelebihan berbeda-beda menyesuaikan harga jualnya tentu saja. Namun ada baiknya sebelum membeli salah satu smartphone ini, anda datang terlebih dahulu ke Gerai Smartfren untuk menanyakan ketersediaan jaringan 4G LTE. Bagi yang sudah mantap membelinya, yuk simak informasi perbedaan spesifikasi dan harga Smartfren Andromax 4G LTE di bawah ini. Namun smartfren menawarkan sebuah kelebihan yang tak dimiliki Redmi 2, yaitu keberadaan kamera depan 5 Megapixel dengan LED Flash. Kemudian untuk dapur pacunya, Smartphone berteknologi 4G LTE ini ditenagai processor Quad Core Ghz dari Chipset 64 Bit Snapdragon 410. Untuk meningkatkan peformanya, Smartfren memberikan Ram sebesar 1 GB, GPU Adreno 306, dan sistem operasi Android Lollipop dengan sumber daya dari baterai Li-Ion berukuran 2200 mah. Cara Membedakan Andromax A Versi Dewa dan Dewi dengan mudah Namun dengan langkah ini, kalian musti yakin dan menanggung resikonya, karna ada aktifitas bongkar kesing yang akan membuat segel andromax A kalian hilang dan rusak. * Kalau Andromax A Versi Dewa PCB X58 Akan sulit dilakukan Unlock GSM,. Tambahan Untuk Versi Andromax Dewi / Versi Biasa Dengan PCB X20 dan nomor bentukan Kebawah jika ingin melakukan Downgrade harus melalui Test Point / File pakai File Dummy usahakan jangan pakai Flasable zip Supaya lebih Aman. Yups Itulah Sedikit ulasan mengenai Cara Membedakan Antara Andromax A Versi Dewa dan Versi Dewi dengan mudah dan cepat yang mungkin bisa bermanfaat bagi sobat-sobat Flasher dan opreker sekalian, jika ada tambahan atau pertanyaan seputar Cara Membedakan Andromax A Versi Dewa dan Dewi maka bisa sampaikan di kotak kolom komentar dibawah. Yups Itulah Sedikit ulasan mengenai Cara Membedakan Antara Andromax A Versi Dewa dan Versi Dewi dengan mudah dan cepat yang mungkin bisa bermanfaat bagi sobat-sobat Flasher dan opreker sekalian, jika ada tambahan atau pertanyaan seputar Cara Membedakan Andromax A Versi Dewa dan Dewi maka bisa sampaikan di kotak kolom komentar dibawah. [Review] Smartfren Andromax Q versus Andromax Qi Review Order. By clicking the payment method button, you are read and. agree to the. terms and conditions of Review Pengalaman Menggunakan Smartfren Andromax A Nah kebetulan, saya berkesempatan untuk coba mencicipi salah satu dari kedua smartphone terbaru tersebut, yakni Andromax A yang ternyata peminatnya memang cukup banyak. Selain unit smartphone, baterai, charger, kabel USB dan buku petunjuk serta garansi, plus tentunya perdana Smartfren 4G LTE, kita juga akan menemukan sebuah hands-free earphone di dalamnya. Yang menarik, layarnya sih memang tak dilapisi perlindungan macam Gorilla Glass, namun ternyata ia sudah dibekali dengan pelindung layar tambahan sejak masih dalam dus nya. Perpaduan antara prosesor Qualcomm Snapdragon 210 Quad-core GHz Cortex-A7, RAM 1 GB, serta OS Android versi mampu menyajikan respon yang cukup baik. Sayangnya, earphone bawaan dari paket penjualannya tak mampu menghasilkan keluaran suara yang baik, sehingga fitur tersebut jadi terasa kurang optimal. Namun rasanya, untuk baterai berkapasitas cukup besar yakni 1950 mAh, screen on time selama 3 setengah jam nampaknya masih terbilang standar. Tapi perkiraan saya sih daya tahan atau screen on time nya bakal bisa lebih lama jika kamu menggunakan aplikasi FB Lite. Karena seperti yang bisa kamu lihat diatas, aplikasi FB ternyata menghabiskan daya paling banyak, padahal saya hanya menggunakannya sesekali saja. Menurut percobaan yang saya lakukan, lama pengisian baterai dari 3% ke 100% membutuhkan waktu kurang lebih jam dalam keadaan menyala, namun tak digunakan. Sebenarnya, hape di kisaran harga ini tuh rata-rata hanya ditujukan untuk keperluan sehari-hari yang biasanya tak terlalu berat.

perbedaan andromax a dan b